9/02/2018

Lele tumbuh cepat dengan pakan tambahan. Bikin untung berlipat





Dalam dunia peternakan khususnya lele, pakan adalah salah satu bahan paling utama dalam menentukan hasil, pakan yg baik untuk lele harus memenuhi giji yg baik pula maka semakin berkualitas pakan lele alhasil pertumbuhan lele pun akan semakin bagus,  bukan hanya itu pakan pelet yg memenuhi protein tinggi selain bisa menjaga produktifitas hasil panen lele tentunya bisa mempercepat pertumbuhan lele sehingga dapat menghemat waktu serta tidak menghabiskan banyak modal karena lambatnya pertumbuhan lele yg diakibatkan pakan yg kurang berkualitas,

Bagaimana sih cara membuat pakan alternative untuk lele yg baik agar cepat panen? Sebenarnya banyak cara untuk membuat pakan pelet untuk lele yg tentunya lebih terjamin nilai gijinya dan nyatanya pakan lele dengan bantuan semacam limbah sayur Atau semacamnya selain murah dan terjangkau juga kemungkinan hasil panen lele akan melimpah,

Semakin melambungnya harga pelet dipasaran memaksa para petani lele banyak beralih ke pelet madiri yg dibuat sendiri dengan bantuan limbah sayuran atau ternak, mereka biasanya akan memangfaatkan hasil buangan yg bisa dimangfaatkan untuk tambahan pakan lele seperti contohnya bangkai ayam, keong sawah, belatung dan mungkin masih banyak lagi yg bisa kita dapatkan secara cuma-cuma,

Banyak petani lele yg rugi bahka gulung tikar akibat hasil panen yg kurang produktif percaya atau tidak kurang tepatnya pemilihan pakan yg salah memungkinkan akan berdampak pada gagal panen,nah bagaimana mengatasi masalah tersebut?  dalam pemberian pakan lele sebaiknya anda jangan sepenuhnya mengandalkan  pelet pasar karena selain mahal tentunya banyak menguras modal, jadi apa yg seharusnya dilakukan? Tambahkan beberapa pakan alternative atau dengan membuat pakan mandiri saya kira itu lebih baik, bahkan jika kita tau kunci membesarkan lele secara cepat dengan pelet yg kita buat sendiri malah itu semakin bagus, percayalah pelet mandiri banyak sekali keuntunganya.

Setiap usaha selalu membutuhkan strategi termasuk budidaya lele, nah dalam artikel kali ini saya akan memberikan sesuatu yg mungkin berguna untuk sobat yg masih bingung mencari pakan alternative lele yg baik, berikut adalah beberapa yg bisa anda jadikan bahan awal untuk pakan tambahan atau pembuatan pelet mandiri.

1. Bangkai
Pemberian pakan tambahan dengan bangkai sudah banyak dilakukan oleh para petani lele pada umumnya dengan tujuan selain dapat menekan modal dipercaya juga bisa memacu pertumbuhan ikan lele sebagai contohnya bangkai ayam, para pembudidaya lele biasanya akan mendapatkan bangkai ayam ini dari para peternak ayam dengan cuma-cuma atau dibeli seribu rupiah per ekor, mangkanya dari itu para peternak lele diharuskan bekerja sama dengan para peternak ayam guna mendapatkan bangkai  untuk pakan tambahan lele,

Cara pemberian bangkai untuk pakan tambahan lele ternyata tidak sembarangan, ada dua cara pengolahan sebelum bangkai bisa siap layak jadi konsumsi lele,
cara pemberian bangkai ayam untuk kolam terpal, langkah awal bangkai terlebih dahulu perlu direbus tidak perlu sampai matang lalu bubut bulunya hingga bersih ini bertujuan agar bulu ayam tidak ikut termakan oleh lele yg bisa menyebabkan kematian pada lele.
Yg kedua pemberian bangkai untuk balong tanah, cara pemberian bangkai untuk kolam tanah tentunya berbeda dengan kolam terlpal, sobat hanya perlu membakar bangkai tersebut dan segeralah berikan ke lele hingga menjadi santapan lele yg rakus,

2. Keong dan katak sawah
Bagi para petani padi keberadaan kedua hewan ini dianggap hana karna dapat merusak tanaman padi mereka namun siapa sangka ditangan para peternak lele justru dijadikan pakan tambahan yg kaya akan giji yg baik untuk pertumbuhan ikan berkumis itu, keuntungan lainya pemberian keong dan katak sebagai pakan tambahan untuk lele yaitu dapat meningkatkan kekebalan sehingga lele tidak mudah terserang penyakit


Baca juga : Analisa modal keuntungan ternak lele 2018 

Untuk keong sawah sendiri ternyata sering digunakan para pemijah yg sering membenihkan lele dengan bantuan hewan bercangkang ini,  karna keong sawah dipercaya bisa menyuburkan ikan mereka sehingga bisa cepat bertelur dan beranak pinak,





Keong dan katak ini sangat mudah kita dapat, biasanya kedua hewan ini akan ada di sawah ketika pas musim hujan atau tanam padi. Nah khusus untuk pemberian pakan tambahan dengan keong sendiri ternyata tidaklah sembarangan , mungkin kesulitan utamanya adalah cangkangnya namun anda tidak perlu kuatir saya akan memberikan tips cara aman memberi pakan keong untuk lele secara aman, begini yah terlebih dahulu keong hanya perlu direbus dan tidak perlu sampai matang, lalu diamkan selama 30 Menitan lah kira-kira nah setelah agak dingin ambil jarum atau apalah yg bisa mencongkel bagian isi daripada cangkang keong tersebut, percayalah pasti akan sangat mudah,


Adapun cara lainnya yaitu denga menggeprek keong hingga cangkangnya terpecah namun cara ini dinilai kurang efektif untuk lele kolam terpal, karena serpihan cangkang keong bisa saja ikut kedalam kolam dan takutnya terinjak pada pas panen dan yg lebih menakutkanya lagi bisa termakan oleh ikan lele.





3.ikan rucah
Ikan yg sudah tidak layak dijual atau lonsumsi, para nelayan biasanya terlebih dahulu akan menyortir ikan hasil buruanya sebelum sampai ke tangan pengepul atau konsumen, ikan gagal biasanya sudah melebihi jangka waktu sehingga ikan tersebut sudah tidak layak untuk dijual, namun jika anda tau ikan rucah ternyata sering digunakan para pembudidaya lele untuk dijadikan bahan pembuat pelet lele, maka dari itu anda patut mencoba cara ini karnan selain ikan rucah baik untuk pertumbuhan lele ternyata nyatanya tidak sulit juga untuk mendapatkan ikan rucah dari penjual ikan atau nelayan.

4.Belatung atau larva
Belatung adalah hewan menjijikan yg biasa kita temukan di tempat kotor dan berbau seperti contohnya TPU bahkan di bangkai sekalipun, namun dibalik itu semua belatung bis juga kita jadikanpakan alternative untuk lele, bahkan membuat pakan alternarive dari belatung ini pun sangat mudah,

Baca juga : Membuat pakan lele dari bahan ampas tahu


0 komentar